Bersihin virus di android yuk !
Cara Membersihkan Virus Pada Android
- Instal AntiVirus
Tunggu sampai proses scanning ini selesai. Setelah itu silahkan lakukan pembersihan virus terlebih dahulu (hapus file yang terkena virus).
- Uninstall Aplikasi yang Bermasalah
Untuk melakukan penghapusan aplikasi (uninstall), silahkan masuk ke Pengaturan –> Aplikasi –> Atur Aplikasi –> Pilih Aplikasi yang akan di Uninstall, selanjutnya pilih Hapus Instalan. Setelah melakukan proses uninstall aplikasi yang bermasalah. seharusnya android sobat sudah kembali dalam keadaan normal.
Kalau memang masih ada tanda – tanda handphone android sobat bermasalah (masih terasa lelet ataupun aplikasi tidak berjalan sebagaimana mestinya), kemungkinan handphone sobat terinfeksi virus yang cukup parah. Untuk kasus seperti ini, solusinya adalah melakukan master reset (melakukan pengaturan awal).
- Melakukan Pengaturan Awal (Master Reset)
Untuk melakukan master reset sobat bisa melakukannya dengan cara masuk ke Pengaturan –> Privasi –> Reset Data Pabrik. Setelah itu akan muncul peringatan Hapus semua data pada penyimpanan USB. Jika sobat tidak ingin data sobat pada memorycard terhapus pastikan Jangan Mencentang “Format Penyimpanan USB“. Ingat, Jangan di centang! Selanjutnya pilih Reset Data Telfon.
- Lakukan Pencegahan
Proses masuknya virus atau program jahat kedalam handphone, biasanya dimulai pada saat kita melakukan transfer data antar handphone maupun download data dari internet. Biasanya virus tersebut berbentuk trojan (aplikasi / program jahat yang menyusup kedalam aplikasi lain). Setelah aplikasi tersebut dijalankan, program jahat akan memisahkan diri dan mulai menjalankan fungsi utamanya (menginfeksi sistem).
Untuk melakukan pencegahan, sobat bisa lakukan dengan cara melakukan instalasi antivirus sebelum menginstall aplikasi lain. Antivirus ini nantinya akan menjadi firewall pada saat sobat melakukan instalasi.
Langkah pencegahan selanjutnya adalah, pastikan aplikasi yang di download merupakan aplikasi resmi yang berada pada playstore. Aplikasi resmi yang bersumber dari playstore resikonya lebih kecil dibandingkan dengan pada saat kita mendownload aplikasi secara langsung, contoh : langsung dari website atau langsung melakukan pencarian aplikasi di google.
Flashdisk error? jangan panik !
Cara Memperbaiki Flashdisk yang Error tidak bisa di Format tentunya kita semua tau apa itu flashdiks, flashdisk merupakan sebuah alat atau media penyimpan data yang sangat praktis di gunakan oleh manusia karena bentuknya yang kecil imut dan bisa di bawa kemana saja. tapi ada kendalanya nih gan flashdiks saya tidak bisa di format, bagaimana mengatasinya?menformat flashdiks bertujuan untuk menghapus semua data yang ada di dalamnya agar bersih, dengan format mengformat flashdisk makan data maupun virus di dalamnya akan hilang, nah ada beberapa penyebab flashdisk kita tidak bisa di format nah inilah salah satu solusi yang bisa kita lakukan. langsung simak Cara Memperbaiki Flashdisk yang Error tidak bisa di Format berikut :
1. Masukkan Flashdisk ke dalam port USB yang ada pada laptop/CPU.
2. Klik Start kemudian pilih RUN.
4. Setelah itu akan muncul program bernama "computer management" seperti pada gambar berikut :
5. Pilih storege yang berada di tengah setelah itu pilih disk management.
6. Di sini flashdisk anda akan terdeteksi.
7. Jika flashdisk anda sudah terdeteksi selanjutnya klik kanan pada flashdisk yang sudah terdeteksi tersebut.
8. Setelah itu pilih "create partition".
9. Lalu klik kanan pilih "format".
10. Pemformatan flashdisk anda telah selesai.
Lakukan jika masih belum bisa :
biasanya flashdisk tidak bisa di format dikarnakan terdapat write protection di dalamnya. maka kita harus menghapunya terlebih dahulu sebelum bisa di format. coba tutorial berikut :
1. Tekan tombol Window + R berbarengan
2. Pilih perintah "regedit" (tanpa tanda petik lalu tekan enter.
3. Kemudia akan muncul kotak dialog baru, tekan Ctrl+F.
4. Ketik tulisan berikut "write protected" (tanpa tanda petik) pada kotak searching, pilih Find Next dan segera hapus jika menemukan keterangan write protected. Caranya dengan melakukan klik kanan memunculkan pesan hapus.
5. Jika muncul dialog konfirmasi tekan Oke untuk menyetujui
6. Write protected sudah terhapus kodenya dan mobile flashdisk kembali ke kondisi semula.
7. Tutup dialog Registri Editor, cabut flashdisk lalu restart komputer Anda
8. Setelah cara perbaikan diatas selesai dengan sempurna, biasanya flashdisk sudah bisa dipakai kembali karena kode write protectednya sudah hilang. Semisal flashdisk masih mengalami kendala gunakan cara kedua yaitu menggunakan software.
Nah setelah format sudah berhasil maka flashdiks telah pulih kembali dan sudah bisa untuk menyimpan file/data kembali. sekian apabila ada pertanyyan silahkan comment di bawah. semoga bermanfaat.
Overcloaking itu apa sih?
Kamu pernah dengan tentang overclocking komputer? Entah dari majalah, teman ataupun di suatu tempat dimanapun kamu berada, tetapi apa kamu tahu apa itu Overclocking? Overclocking adalah tindakan untuk meningkatkan sebuah komponen clock rate, menjalankan komponen pada kecepatan lebih tinggi dari asalnya. Overclocking biasa dilakukan untuk CPU atau GPU, tapi komponen lain juga bisa dilakukan overclocking.Meningkatkan sebuah clock rate dari komponen akan membuat prosesnya berjalan lebih cepat dari biasanya, tetapi juga menghasilkan panas yang luar biasa. Overclocking dapat membuat komputer kamu berjalan lebih cepat daribiasanya namun kamu memerlukan pendinginan yang super dan perawatan yang rutin. Kali ini WinPoin akan membahas secara detail tentang overclocking di artikel #WinExplain.
Apa itu Overclocking?
Diatas sudah WinPoin singgung sedikit tentang apa itu overclocking, tetapi akan WinPoin bahas lebih detail lagi disini. Komputer CPU yang kamu gunakan, telah dirancang oleh perusahaan tersebut dengan kecepatan maksimum tertentu. Jika kamu menjalankan CPU dengan kecepatan lebih tinggi dengan pendinginan yang tepat, maka komputer kamu akan bekerja tanpa masalah.Tidak hanya terbatas untuk meningkatkan kecepatan CPU, kamu juga bisa mengatur untuk meningkatkan kecepatan CPU dengan pengaturan tinggi clock rate atau multiplier pada BIOS, memaksanya bekerja lebih keras perdetiknya.
Hal ini akan membuat komputer CPU kamu bekerja lebih cepat, tetapi akan ada komponen yang menghasilkan panas luar biasa dan membutuhkan pendinginan yang tepat. Jika kamu tidak memberikan pengaturan pendinginan yang tepat, salah satu komponen komputer akan menjadi rusak, tidak stabil atau sistem operasi akan melakukan restart.
Dapatkah Kamu Melakukan Overclock?
Jawabannya tergantung motherboard yang kamu gunakan, kebanyakan motherboard Intel CPU dipasarkan dengan locked multiplier, sehingga mencegah kamu untuk melakukan pengubahan nilai dan overclocking. Tetapi Intel juga menyediakan motherboard Intel CPU yang khusus untuk overclocking, yaitu Extreme Edition dengan CPU unlocked multiplier.Jika kamu ingin membuat PC gaming yang cepat dan kuat maka kamu harus siap membangung pendinginan dengan ait atau water colling system. Dengan begini komponen atau hardware yang kamu overclock akan lebih terkendali sehingga tidak akan terjadi overheat. Jika kamu membeli PC standatr, kamu mungkin tidak bisa bermain-main tentang overclocking dengannya.
Apa Untungnya Overclocking?
Keuntungan overclocking sudah jelas, kalau komputer kamu akan berjalan lebih cepat dari biasanya. Tetapi nampaknya overclocking sudah tidak diperlukan lagi dengan semakin berkembangnya teknologi. Sebagai contoh ketika komputer yang menggunakan hardisk biasa di overclock, kemampuannya masih kalah dengan komputer biasa yang menggunakan hardisk SSD. Tetapi sebaliknya, jika kamu melakukan overclock pada komputer yang menggunakan hardisk SSD maka peningkatan performa akan terlihat.Bagi penggemar Game atau Gamers yang ingin hardware komputer mereka berjalan lebih cepat dengan menggunakan teknik overclock, nampaknya sekarang CPU modern sudah tidak memerlukan itu lagi. CPU modern yang menggunakan graphic card cepat tidak akan ada pengaruhnya ketika menggunakan teknik overclock.
Bagaimana Cara Overclocking?
Setiap komputer memiliki cara yang berbeda dan setiap motherboard memiliki setting BIOS yang berbeda. Sangat tidak mungkin untuk membuat pandugan untuk melakukan overclocking untuk semua orang. Tapi WinPoin akan memberikan dasar-dasarnya saja.Pastikan Kamu Memiliki System Pendingin - Komputer CPU yang kamu miliki dipasarkan beserta pendingin dan kipas atau fan dari pabrikannya, dengan desain untuk menghentikan panas yang dihasilkan oleh kecepatan CPU standart. Jika kecepatan CPU ditambah, otomatis panasnya juga akan bertambah maka dari itu kamu harus menambahkan pendinginan. Penambahan pendinginan biasanya bisa dalam bentuk pendingin aftermarket untuk menghilangkan panas atau kipas CPU yang lebih kuat untuk mengiup udara panas pergi. Tentu ini juga membutuhkan ruang yang besar di komputer kamu, sehingga udara tidak tetap tinggal di dalam.
Gunakan Water Colling System - Hardcore overclocking mungkin membutuhkam water colling system, yang tentu lebih mahal harganya. Pendingin berbasis air akan dipompa berjalan, dimana radiator mengusir udara panas keluar. Pendingin air jauh lebih efisien daripada pendingin air.
Overclock BIOS - Kamu juga bisa masuk ke BIOS komputer dan meningkatkan clock rate CPU atau voltage. Tingkatkan sedikit demi sedikit dan booting ke komputer kamu, jika sistem stabil dengan menjalankan bencmark seperti software Prime95 untuk mengetahui penggunaan dan suhu komputer agar pengaturan pendinginan kamu tepat. Dengan meningkatkan setting BIOS sedikit demi sedikit sampai komputer tidak stabil dan mengharuskan kamu untuk ke setting BIOS tingkat stabil akan sangat efektif ketimbang mengaturnya dengan jumlah yang besar.
Apa Kekurangan Overclocking?
Ketika kamu melakukan overclock terhadap komputer CPU yang kamu miliki, kamu melakukan sesuatu yang seharusnya tidak kamu lakukan, ini akan membuat garansi komputer kamu tidak berlaku. Panas komputer CPU kamu juga akan meningkat dengan pendingin yang tidak tepat atau overclock terlalu banyak, mungkin akan membuat CPU rusak secara permanen.Kegagalan hardware dalam overclock adalah hal yang biasa terjadi, tetapi kebanyakan yang terjadi pada overclock mengakibatkan komputer berjalan tidak stabil. CPU yang tidak stabil akan membuat kesalahan sistem dan komputer akan melakukan restart.
Jika kamu melakukan overclock BIOS maka kamu harus perlahan-lahan untuk meningkatkan clock rate, sampai dimana tahap stabil menjadi tidak stabil berbanding tipis. Kamu juga harus memastikan kalau pendingin bekerja dengan sempuna, sehingga komponen komputer tetap aman. Dalam beberapa kasus ada komputer yang tidak cukup memiliki ruang CPU sehingga membuat komponen komputer cepat panas, jadi jangan mencoba-coba untuk melakukan overclocking jika komputer kamu demikian.
Komputer sering mati sendiri? Ini solusinya !
Apakah komputer Anda mati dengan sendirinya beberapa saat setelah dinyalakan atau di beberapa titik sebelum sistem operasi dimuat? Jika iya, Anda mungkin menghadapi satu masalah seperti korsleting listrik atau apapun sampai masalah hardware serius.Karena ada beberapa penyebab PC Anda mati dengan sendirinya selama proses booting, sangat penting jika Anda membaca pemecahan masalah di bawah ini secara berurutan.
Inilah caranya:
- Dengan asumsi Anda cukup beruntung untuk mendengar bunyi kode beep,
Anda dapat mengetahui pusat permasalahan komputer anda. Sebuah kode beep
akan memberi tahu dengan persis di mana penyebab komputer Anda mati.
- Pastikan bahwa switch tegangan power supply diatur dengan benar. Jika tegangan input untuk power supply tidak sesuai dengan pengaturan di negara Anda, komputer Anda mungkin hanya akan menyala sebentar. Seharusnya komputer Anda tidak akan menyala sama sekali jika switch ini salah, tapi tegangan pasokan yang tidak sesuai juga dapat menyebabkan komputer Anda mati dengan sendirinya.
- Periksa penyebab korsleting listrik di dalam komputer Anda. Hal ini
sangat sering menjadi penyebab masalah saat komputer menyala sebentar
lalu mati.
Penting: sangat sangat penting jika Anda meluangkan waktu yang untuk memeriksa bagian dalam komputer Anda untuk sesuatu yang dapat menyebabkan korslet. Jika Anda tidak meluangkan waktu untuk memecahkan masalah ini, Anda mungkin akan berakhir dengan penggantian hardware mahal tanpa alasan yang bagus.
Korsleting listrik di dalam komputer sering disebabkan oleh sekrup, dalam kasus ini yang telah kontak fisik dengan logam pada motherboard atau komponen internal lainnya. Sekrup yang digunakan untuk mengamankan hampir setiap komponen bagian dalam kasus termasuk kartu video, kartu suara, hard drive, drive optik, dll. Goyang-goyangkan PC Anda, jika ada bunyi gemeretak kemungkinan ada sekrup yang telah lepas, gunakan obeng yang kecil dan agak panjang untuk membantu mengeluarkannya.
Korsleting listrik di dalam komputer kadang-kadang juga disebabkan oleh kabel yang telah kehilangan lapisan pelindung mereka dan membuat kontak fisik dengan komponen internal. - Hanya karena komputer Anda menyala beberapa saat belum berarti bahwa power supply di komputer Anda sudah bekerja dengan baik. Dalam pengalaman saya, power supply cenderung menyebabkan lebih banyak masalah daripada perangkat keras lainnya dan sangat sering menjadi penyebab komputer mati dengan sendirinya. Cobalah cek dengan menggantinya menggunakan power supply dari komputer lain.
- Coba untuk mengecek tombol power di bagian depan PC. Jika tombol power korslet atau bahkan hanya melekat tertekan ke dalam, mungkin menjadi alasan komputer Anda mati dengan sendirinya. Gantilah tombol power tersebut jika itu masalahnya.
- Cabut semua kabel dan hardware dalam PC anda lalu pasang kembali. Ada kemungkinan koneksi / kabel sebuah hardware telah longgar. Cabut dan pasang kembali hal hal seperti kabel power, kabel data, memori, expansion cards (VGA, sound card, dll), kabel keyboard dan mouse, dan lain sebagainya.
- Jika solusi diatas masih tidak membuahkan hasil, lepaskan lalu
pasang kembali CPU hanya jika Anda menduga mungkin telah longgar atau
mungkin belum dipasang dengan benar.
Catatan: Saya menyebut hal ini secara terpisah karena kemungkinan pemasangan CPU longgar sangat tipis dan karena pemasangannya merupakan tugas yang sensitif. Dan ini bukan masalah besar jika Anda berhati-hati jadi jangan khawatir! - Nyalakan PC Anda dengan hardware yang paling penting saja. Tujuan di
sini adalah untuk sementara melepaskan hardware sebanyak mungkin namun
mempertahankan kemampuan komputer agar tetap menyala.
- Jika komputer Anda menyala, dan tetap menyala, dengan hardware penting saja, lanjutkan ke Langkah 9.
- Jika komputer Anda tetap mati dengan sendirinya, lanjutkan ke Langkah 10.
Penting: Langkah ini cukup mudah bagi siapa saja, tidak perlu alat khusus, dan bisa memberikan banyak informasi yang sangat berharga. Langkah ini tidak boleh diloncati apabila setelah semua langkah di atas, komputer Anda masih mati dengan sendirinya. - Pasang kembali setiap hardware tambahan yang lain, ujilah komputer Anda setelah setiap pemasangan satu hardware.
Karena PC Anda dinyalakan hanya dengan hardware terpenting, komponen-komponen tersebut bekerja dengan benar. Ini berarti bahwa salah satu hardware tambahan yang dilepaslah yang menyebabkan komputer Anda mati dengan sendirinya. Dengan memasang hardware tersebut ke komputer Anda dan melakukan pengujian setelah setiap pemasangan satu hardware, Anda akan menemukan hardware yang menyebabkan masalah Anda. - Uji PC menggunakan Power On Self Test card. Jika komputer Anda terus
mati dengan sendirinya meski hanya dengan hardware yang penting saja,
POST card akan membantu mengidentifikasi hardware mana yang bermasalah.
Jika Anda tidak memilikinya dan tidak ada keinginan membeli POST card, lanjutkan ke Langkah 11. - Ganti setiap hardware dalam komputer anda satu persatu dengan hardware sama yang kondisinya masih bagus. Lakukan pengetesan setuap penggantian satu komponen, untuk mengetahui hardware mana yang bermasalah. Sebagian besar pengguna komputer tidak memiliki koleksi suku cadang komputer. Saran saya yaitu kembali ke Langkah 10. Harga POST card tidaklah mahal dan merupakan pendekatan yang paling masuk akal daripada membeli semua persediaan suku cadang komputer.
- Terakhir, jika semuanya gagal, Anda mungkin perlu mencari bantuan profesional di pusat servis komputer atau dari servis resmi produsen komputer Anda. Sayangnya, tanpa POST card dan juga tanpa suku cadang pengganti, Anda tidak akan tahu hardware mana yang bermasalah. Dalam kasus ini Anda memiliki sedikit pilihan selain mengandalkan individu atau perusahaan yang memiliki sumber daya tersebut.
Langganan:
Postingan (Atom)











