PART 2 - Eclipse Secara Umum
Umumnya kita mengetahui Eclipse sebagai Integrated Development
Environment (IDE) untuk Java. Eclipse dibuat oleh komunitas Open Source
dan digunakan di beberapa hal, seperti, development environment untuk
Java atau Android atau platform untuk aplikasi RCP Eclipse.
Penggunaan Eclipse sebagai Java Development Environment akan di terangkan di tutorial ini.
Memulai
Instalasi Eclipse
Instalasi Eclipse sangat mudah
apt-get install eclipse
Lumayan besar hampir 400Mbyte :) ...
Start Eclipse
Untuk menjalankan Eclipse ketik / double klik pada
eclipse
di shell. System akan menanyakan dimana lokasi workspace. Workspace
adalah tempat dimana kita dapat menyimpan project Java. Pilih directory
kosong dan tekan OK.
Eclipse akan jalan dan akan memperlihatkan Welcome page. Tutup welcome page dengan menekan "X" sebelah "Welcome".
UI Eclipse Secara Umum
Eclipse memberikan perspectie, view dan editor. View dan editor di
group dalam perspective. Semua project akan tersimpan di workspace.
Workspace
Workspace adalah lokasi fisik (folder) tempat kita bekerja. Kita
dapat memilih workspace saat menjalankan eclipse atau melalui menu
(File-> Switch Workspace-> Others). Semua projects, file source,
image dan berbagai file akan di simpan di workspace tersebut.
Kita dapat mendefinisikan workspace melalui startup parameter
-data pathworkspace, misalnya, "/home/user/workspace" sehingga "eclipse
-data "/home/user/workspace" Perhatikan bahwa kita harus menulis nama
path dalam bracket. Untuk melihat directory workspace di judul Eclipse
gunakan parameter -showLocation saat menjalankan eclipse.
Perspective
Sebuah perspective adalah sebuah visual container untuk sekumpulan
view dan editor. Kita dapat mengubah layout dalam perspective (close /
open view, editor, ubah size, change posisi, dll). Eclipse memungkinkan
kita untuk switch ke perspective lain melalui menu Window->Open
Perspective -> Other. Untuk Java development kita biasanya
menggunakan "Java Perspective".
Tip
Masalah umum jika kita menutup sebuah view dan tidak tahu bagaimana cara membuka kembali view.
Kita dapat mereset sebuah perspective ke kondisi original melalui menu "Window" -> "Reset Perspective".
View dan Editor
View biasanya digunakan untuk melakukan navigasi dalam sebuah hirarki
informasi atau membuka sebuah editor. Perubahan di view akan
berpengaruh pada struktur data di bawahnya. Editor digunakan untuk
memodifikasi elemen. Editor dapat melakukan compile code, undo, redo
dll. Untuk melakukan perubahan di editor ke sumber daya di bawahnya,
seperti, source file java, kita biasanya perlu men-save.
Membuat Program Java Pertama
Berikut akan di terangkan bagaimana cara membuat program java minimal
menggunakan Eclipse. Program ini adalah program klasik "Hello World".
Program ini akan menulis "Hello Eclipse!" ke console.
Membuat Project
Pilih dari menu File -> New-> Java project. Simpan
"de.vogella.eclipse.ide.first" sebagai project name. Pilih "Create
separate source and output folders".
Tekan Finish untuk membuat project. Sebuah project baru akan
dibuat dan di tampilkan sebagai folder. Buka folder
"de.vogella.eclipse.ide.first"
Buat Package
Sekarang buat package. Konvensi / cara yang baik adalah menggunakan
nama yang sama dengan top package pada project. Oleh karenanya nama
package adalah "de.vogella.eclipse.ide.first".
Pilih folder src, klik kanan pada mouse dan pilih New -> Package. Tekan Finish setelah nama package di tentukan.
Membuat Java class
Klik kanan pada package dan pilih New -> Class.
Buat MyFirstClass, pilih Modifier public. Pilih flag "public static void main (String[] args)". Jika sudah maka tekan Finish.
Tuliskan code berikut.
package de.vogella.eclipse.ide.first;
public class MyFirstClass {
public static void main(String[] args) {
System.out.println("Hello Eclipse!");
}
}
Jalankan project di Eclipse
Sekarang jalankan source code anda. Klik kanan pada Java class dan pilih Run-as-> Java application
Selesai! Kita harusnya dapat melihat keluaran di console.
Jalankan Java program di luar Eclipse (membuat file jar)
Untuk menjalankan sebuah program java di luar Eclipse kita perlu meng-export-nya menjadi file jar.
Pilih project anda, klik kanan dan pilih "Export" -> Java -> Runnable JAR file -> Next.
Pilih project anda dan isikan nama file jar. Dalam contoh ini file tersebut bernama "myprogram.jar".
Tekan Finish. Ini akan membuat file jar di directory keluaran yang anda pilih.
Menjalankan program di luar Eclipse
Buka terminal / shell
Pindah ke directory output yang di tentukan
cd outputdirectory
chmod -Rf 777 myprogram.jar
./myprogram.jar
Harusnya keluar
Hello Eclipse!
Referensi
Disini Haechel akan membahas dalam beberapa tahapan dibagi atas part-part agar mudah dipahami oleh kawan-kawan sekalian. Untuk tahapan awal saya akan mengajarkan instalasi android SDK. Oke langsung saja kita mulai !
PART I - Instalasi Android SDK
Download SDK dari
http://developer.android.com/sdk/index.html
Lakukan
cd ~
cp Downloads/android-sdk_r12-linux_x86.tgz ~
tar zxvf android-sdk_r12-linux_x86.tgz
ls android-sdk-linux_x86/
Instalasi menggunakan perintah
cd ~/android-sdk-linux_x86/
tools/android
Hati-hati langkah berikut akan membutuhkan sambungan langsung ke Internet dan membutuhkan waktu yang lumayan lama
- klik Installed packages -> Android SDK tools, revision 12 > Update All > Accept All > Install
- klik Available packages -> Android Repository
- Klik Available packages -> Third party Add-ons -> Install selected > Accept All > Install
Pastikan sambungan ke Internet lancar.
Selanjutnya jalankan eclipse (misalnya dari shell)
eclipse
Setup Eclipse untuk mengenali Android SDK
Selanjutnya jalankan kembali eclipse, masuk ke
- Windows -> Preferences -> Android > SDK Location: /home/username/android-sdk-linux_x86 > Apply > OK
- Windows -> Android SDK and AVD Manager -> Available Packages -> klik paket -> Install Selected.
- Tunggu sampai selesai download
Ada baiknya menginstalasi Plugin dari Haris Peco untuk mengakses ke Android Source code code.
Gunakan Eclipse update manager untuk menginstalasi plugin tersebut
Referensi